<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>cantigi.net &#187; Uncategorized</title>
	<atom:link href="http://cantigi.net/category/uncategorized/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://cantigi.net</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Feb 2012 09:50:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Kabel Lan selalu &#8220;unplugged&#8221;</title>
		<link>http://cantigi.net/2012/01/kabel-lan-selalu-unplugged/</link>
		<comments>http://cantigi.net/2012/01/kabel-lan-selalu-unplugged/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2012 05:11:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andrie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cantigi.net/?p=1116</guid>
		<description><![CDATA[Aneh, kabel LAN selalu unppluged ketika saya mengganti OS menjadi XP, padahal ketika menggunakan Ubuntu tidak terjadi masalah dan lancar jaya. Dugaan pertama yaitu rusak driver tetapi ketika saya install ulang driver, kabel LAN masih berstatus unplugged. Dugaan kedua, software XP rusak, maka saya pun menginstall ulang OS dan ternyata tetap saja status tak berubah. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aneh, kabel LAN selalu unppluged ketika saya mengganti OS menjadi XP, padahal ketika menggunakan Ubuntu tidak terjadi masalah dan lancar jaya. Dugaan pertama yaitu rusak driver tetapi ketika saya install ulang driver, kabel LAN masih berstatus unplugged. Dugaan kedua, software XP rusak, maka saya pun menginstall ulang OS dan ternyata tetap saja status tak berubah. Dugaan ketiga, jangan &#8211; jangan hardwarenya rusak&#8230; Waduh..</p>
<p>Saya buka PC, dugaan saya pun jatuh kepada kipas tambahan yang saya pasang. Jangan-jangan supply listrik ke hardware LAN nya terganggu.. Lalu saya cabut aliran listrik yang mengalir ke kipas tambahan tersebut, dan Viola sembuhlah penyakit komputer saya. Dan saya pun bisa menggunakan jaringan melalui OS XP lagi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cantigi.net/2012/01/kabel-lan-selalu-unplugged/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kiriman EMS</title>
		<link>http://cantigi.net/2011/06/kiriman-ems/</link>
		<comments>http://cantigi.net/2011/06/kiriman-ems/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Jun 2011 00:59:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andrie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cantigi.net/?p=990</guid>
		<description><![CDATA[no contact POS Indonesia yang ada di Daan Mogot : 021 &#8211; 564 5408 / 021 &#8211; 560 1206]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>no contact POS Indonesia yang ada di Daan Mogot : 021 &#8211; 564 5408 / 021 &#8211; 560 1206</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cantigi.net/2011/06/kiriman-ems/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Meniadakan nada dering esia</title>
		<link>http://cantigi.net/2011/03/meniadakan-nada-dering-esia/</link>
		<comments>http://cantigi.net/2011/03/meniadakan-nada-dering-esia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Mar 2011 10:28:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andrie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cantigi.net/?p=974</guid>
		<description><![CDATA[Sebelum ingatan saya memudar. Untuk meniadakan nada dering dengan cara ketik RING (spasi) UNSUB dan sms ke 8888.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelum ingatan saya memudar. Untuk meniadakan nada dering dengan cara ketik RING (spasi) UNSUB dan sms ke 8888.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cantigi.net/2011/03/meniadakan-nada-dering-esia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>(Pro Kontra) Pelepasan atau Penglepasan?</title>
		<link>http://cantigi.net/2009/05/pro-kontra-pelepasan-atau-penglepasan/</link>
		<comments>http://cantigi.net/2009/05/pro-kontra-pelepasan-atau-penglepasan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 May 2009 05:44:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andrie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andrie.ex-steris.com/?p=459</guid>
		<description><![CDATA[Pada tanggal 21 Mei 2009 yang lalu, saya menghadiri acara perpisahan seminaris 7BC di Seminari Menengah Stella Maris &#8211; Bogor. Ada yang tak biasa pada tulisan di panggung. Selama 4 tahun saya berada di Seminari, yang saya tahu adalah tulisan penglepasan 7BC dan kemarin yang saya lihat adalah pelepasan 7BC. Menurut pengetahuan saya, istilah pelepasan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada tanggal 21 Mei 2009 yang lalu, saya menghadiri acara perpisahan seminaris 7BC di Seminari Menengah Stella Maris &#8211; Bogor. Ada yang tak biasa pada tulisan di panggung. Selama 4 tahun saya berada di Seminari, yang saya tahu adalah tulisan penglepasan 7BC dan kemarin yang saya lihat adalah pelepasan 7BC. Menurut pengetahuan saya, istilah pelepasan berarti adalah tempat untuk melepaskan dan bisa bermakna &#8220;dubur&#8221; tetapi ketika hal itu saya confim ke panitia acaranya, dia mengatakan kalau hal tersebut sudah dia tanyakan ke guru Bahasa Indonesia di sekolah dan sudah ia cari di kamus. Maka pendapat dia, yang benar adalah pelepasan bukan penglepasan.</p>
<p>Karenanya saya lebih baik googling dengan memasukan keyword &#8220;pelepasan atau penglepasan&#8221;.<br />
Berikut yang saya dapat :</p>
<ol>
<li><span style="font-family: tahoma;"><span style="color: black"><strong>Tanya</strong>: Betulkah bentuk kata <em>pengrajin</em>? Mengapa bukan <em>perajin</em> seperti <em>peramal, perawat</em>?<strong><br />
Jawab</strong>: Kata dasar yang berfonem awal /<em>r</em>/ jika diberi awalan <em>pe-</em>, seperti rawat – <em>perawat</em>; ramal—<em>peramal</em>. Bila kata dasar kata sifat diberi awalan <em>pe-</em>, maka awalan <em>pe</em>- mengandung makna ‘orang yaang sifatnya seperti yang disebutkan kata dasarnya itu’. Misalnya <em>pemalas</em> ‘orang yang sifatnya malas’, <em>pemarah</em> ‘orang yang sifatnya suka marah’. Beranologi kepada bentukan itu maka <em>perajin</em> ialah ‘orang yang sifatnya rajin’ [walaupun kata ini jarang dipakai dalam tuturan].<br />
Kata <em>pengrajin</em> tidak berarti ‘orang yang sifatnya rajin’, tetapi ‘orang yang mengerjakan pekerjaan industri rumah seperti membuat sepatu, membuat keranjang, membuat tikar’. Sengaja bentuknya dilainkan dari bentuk yang biasa karena makna yang terkandung pada kata bentukan itu lain daripada bentuk <em>perajin</em>.</span><span style="color: black"> Bandingkan dengan bentuk <em>penglepasan</em> disamping <em>pelepasan</em>. Dikatakan <em>penglepasan</em> tamu negara yakni ‘hal melepaskan [pergi] tamu negara’ bukan ‘pelepasan tamu Negara’ karena kata <em>pelepasan</em> mengandung arti banyak dan salah satu di antaranya ialah ‘dubur’. Unntuk menghindari makna ‘dubur’ itu bentuk kata itu dilainkan sehingga menjadi <em>penglepasan</em>.<br />
sumber : <a href="http://my.opera.com/m_ulan_n/blog/2008/03/29/mengenai-pe">http://my.opera.com/m_ulan_n/blog/2008/03/29/mengenai-pe</a>. Tulisan ini dibuat oleh JS. Badudu (Intisari &#8217;89)</span></span></li>
<li><span style="font-family: tahoma;"><span style="color: black">pada yahoo group ada juga yang mengkomplain tulisan pelepasan </span></span><br />
&#8220;Ketika aku masuk aula FHUI, terpampang spanduk dgn tulisan besar &#8220;Pelepasan Siswa Siswi &#8230;. dst&#8221; dan di bawahnya terpampang tulisan lebih besar &#8220;Meraih Cita dengan Usaha dan Do&#8217;a&#8221;. Alm. Slamet Jabarudi, redaktur bahasa Majalah Tempo dengan merujuk kepada KBBI menulis, pelepasan adalah sama dengan dubur, sehingga acara perpisahan yang juga sering disebut melepas murid, penggunaan kata paling tepat adalah penglepasan. Jadi, &#8220;pelepasan siswa siswi adalah dubur siswa siswi &#8220;.<br />
sumber : <a href="http://groups.yahoo.com/group/cfbe/message/33611">http://groups.yahoo.com/group/cfbe/message/33611</a></li>
<li>Sementara itu, dengan peng-an, akan dihasilkan bentuk perakitan, perusakan, pelepasan, dan pelaporan. Ada variasi lain yang sering ditemukan, yakni pengrusakan atau penglepasan. Kedua bentuk ini menyimpang dari kaidah pembentukan kata. Kedua bentuk itu menyimpang dari kaidah pembentukan kata. Namun, adanya bentuk penglepasan merupakan gejala yang tidak beralasan. Ada yang berdalih bahwa bentuk itu membedakan antara pelepasan dan penglepasan.Bahwa penglepasan bermakna &#8216;proses, cara, dan kegiatan melepaskan&#8217;, sementara pelepasan adalah &#8216;bagian belakang untuk buang air besar; dubur&#8217; tidak harus dibedakan.
<p>sumber : Kompas bahasa Indonesia Oleh Abdul Gaffar Ruskha</li>
</ol>
<p>Menurut saya sendiri kata pelepasan sudah mengalami penurunan atau bermakna buruk / peyoratif karena dapat bermakna &#8216;dubur&#8217;. Alangkah baiknya bila kata itu diganti dengan penglepasan karena dapat bermakna proses atau kegiatan. Mengacu pada kata pelepasan atau penglepasan, lalu yang benar pelihatan atau penglihatan?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cantigi.net/2009/05/pro-kontra-pelepasan-atau-penglepasan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Say &quot;NO!!!&quot; to Megawati VS Lawan Pembuat SAY NO TO MEGA</title>
		<link>http://cantigi.net/2009/04/say-no-to-megawati-vs-lawan-pembuat-say-no-to-mega/</link>
		<comments>http://cantigi.net/2009/04/say-no-to-megawati-vs-lawan-pembuat-say-no-to-mega/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2009 13:40:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andrie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Web]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andrie.ex-steris.com/?p=351</guid>
		<description><![CDATA[Gw hanya bisa tertawa wakaka melihat perselisahan antara dua grup Facebook yang menamakan Say &#8220;NO!!!&#8221; to Megawati dan Lawan Pembuat SAY NO TO MEGA. Dimulailah grup Say &#8220;NO!!!&#8221; to Megawati muncul di hadapan para pengguna Facebook. Dalam hitungan hari page tersebut sukses mendulang suara 90.558 (terus bertambah setiap detiknya). Seakan tidak mau kalah dibikinkanlah grup [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Gw hanya bisa tertawa wakaka melihat perselisahan antara dua grup Facebook yang menamakan <a href="http://www.facebook.com/pages/Say-NO-to-Megawati/54621826839?ref=mf"><b>Say &#8220;NO!!!&#8221; to Megawati</b></a> dan <a href="http://www.facebook.com/home.php?#/pages/Lawan-Pembuat-SAY-NO-TO-MEGA-Buktikan-dukungan-kalian-kpd-IBU/63186798310"><b>Lawan Pembuat SAY NO TO MEGA</b></a>.</p>
<p align="justify">Dimulailah grup <b>Say &#8220;NO!!!&#8221; to Megawati</b> muncul di hadapan para pengguna Facebook. Dalam hitungan hari page tersebut sukses mendulang suara 90.558 (terus bertambah setiap detiknya). Seakan tidak mau kalah dibikinkanlah grup <b>Lawan Pembuat SAY NO TO MEGA</b> tapi apa daya grup ini hanya mampu menjaring 112 suara dan tentu tidak akan bertambah setiap detiknya. Lucunya ternyata yang menjadi pendukung <b>Lawan Pembuat SAY NO TO MEGA</b> tak lain dan tak bukan mereka yang telah menjadi pendukung grup <b>Say &#8220;NO!!!&#8221; to Megawati</b> dengan alasan agar bisa menulis komentar di grup <b>Lawan Pembuat SAY NO TO MEGA</b>.</p>
<p align="justify">Komentar &#8211; komentar yang ditampilkan sangat beragam mulai dari yang kecewa kenapa komennya yang baru ia tinggalkan sudah digantikan dengan komentar baru karena saking banyaknya komentar yang masuk sampai ada yang jualan kacang dan rokok. <img src="http://cantigi.net/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/14.gif" style="border:none;background:none;" alt=":D" /><br />
Kritik itu memang pedas apalagi kripik pedas bisa membuat perut mulas. Tapi jiwa kita akan semakin sakit bila tidak ada orang yang mau mengkritik kita. Cuma mau menyampaikan bagi yang memberikan komentar hendaklah saran dan kritik yang bersifat membangun bukan saling menghujat serta melecehkan. Semoga bangsa ini menjadi lebih baik. Amin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cantigi.net/2009/04/say-no-to-megawati-vs-lawan-pembuat-say-no-to-mega/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Telephone lah dulu sebelum pergi</title>
		<link>http://cantigi.net/2009/03/telephone-lah-dulu-sebelum-pergi/</link>
		<comments>http://cantigi.net/2009/03/telephone-lah-dulu-sebelum-pergi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2009 11:16:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andrie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andrie.ex-steris.com/?p=276</guid>
		<description><![CDATA[Setelah menghabiskan waktu selama satu hari + beberapa jam untuk merevisi proposal. Akhirnya selesai juga tuh revisi proposal. Rencananya gw akan ketemu dosen pembimbing dan dya ada di Mercubuana jam 13.30 sampai jam 18.00. Setelah diprint dan gw baca sekilas, ya ampun ternyata gw selama ini salah mentafsirkan kalo program yang gw pakai bukan Delphi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah menghabiskan waktu selama satu hari + beberapa jam untuk merevisi proposal. Akhirnya selesai juga tuh revisi proposal. Rencananya gw akan ketemu dosen pembimbing dan dya ada di Mercubuana jam 13.30 sampai jam 18.00. Setelah diprint dan gw baca sekilas, ya ampun ternyata gw selama ini salah mentafsirkan kalo program yang gw pakai bukan Delphi melainkan harus menggunakan Mikocok Visual Basic. Gw harus memakai VB karena referensinya juga memakai VB, gila aja gw harus konvert dan cari &#8211; cari lagi contoh program aplikasi yang akan gw jadiin tugas akhir kalau gw tetap maksa menulis Delphi.</p>
<p>Sampai di kampus pukul 13.15. Langsung aja gw pergi ke tempat makan karena perut hanya diisi bacang n kopi tadi pagi. Karena buru &#8211; buru, gw makan siang ga sampe 10 menit! Gila kan.. Bagi yang ingin mencobanya rahasianya ada pada makanan yang berkuah. Nasi sedikit + kuah yang banyak, dijamin akan membantu untuk mempercepat kunyahan. Selesai makan segeralah gw menjilid proposal revisi tersebut.<br />
<span id="more-276"></span><br />
Wah sudah setengah 2 neh, gw segera meluncur ke TKP. Busyet yang ngantri banyak amat di pusat informasi teknik informatika. Dan karena gw malas ngantri untuk bertanya dosen pembimbing gw sedang mengajar di ruang apa, ya sudah gw telephone aja dya.<br />
gw : &#8220;Halo pa, lagi di mana?&#8221;<br />
Dosen : &#8220;Saya lagi di rumah&#8221;<br />
gw : &#8220;Ga ngajar di Mercu pa?&#8221;<br />
Dosen : &#8220;Wah saya sudah pulang..&#8221;<br />
gw : &#8220;Jadi saya bimbingan gimana pa?&#8221;<br />
Dosen : &#8220;Kamu ke rumah aja! atau saya ada di Mercu juga hari Rabu malam&#8221;<br />
gw : &#8220;Wah, saya susah bagi waktunya pa (maklumlah senin &#8211; jumat jadi karyawan, sabtu ma minggu jadi orang kuli ah&#8230;an)&#8221;<br />
Dosen : Ya udah hari minggu aja jam 8 pagi, saya juga ada kelas di Mercu..!&#8221;<br />
gw : loh bukannya jam 13.30 pa? apa berubah jam tayangnya eh jam mengajarnya?<br />
Dosen : iya berubah..!</p>
<p>Jadilah gw meratapi nasib. Kenapa ga telpon dulu tuh dosen sebelum ke kampus. Jadi loe ngapain ke kampus ndrie? hehehe &#8230; ada 3 jawaban untuk itu. Pertama makan siang di kantin Bacang, kedua setor muka kepada para penghuni baru kampus, yah kali aja terpesona n kecantol tuh para cewe, dan yang ketiga memberikan tanda bahwa gw masih penghuni kampus ini. Ha?  memberikan tanda? Yup&#8230;! Lihat aja kalo anjing kencing kan menandakan daerah itu adalah daerah kekuasaaannya. Nah berhubung gw da kebelet, jadilah gw buang air kecil di wc kampus, dan itu menandakan gw masih ada jatah di kampus ini..! wakaka <img src="http://cantigi.net/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/14.gif" style="border:none;background:none;" alt=":D" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cantigi.net/2009/03/telephone-lah-dulu-sebelum-pergi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sorry nyet..</title>
		<link>http://cantigi.net/2009/03/sorry-nyet-2/</link>
		<comments>http://cantigi.net/2009/03/sorry-nyet-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2009 13:44:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andrie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andrie.ex-steris.com/2009/03/sorry-nyet-2/</guid>
		<description><![CDATA[Berhubung gw lagi ga ada ide untuk merevisi proposal tugas akhir, lebih baik kalo gw bersabda eh bercerita. Sabtu 14 Maret ceritanya bokap baru balik dari Bangka. Bokap ke Bangka untuk menghadiri setahun Kungkung meninggal. Bagi yang ga tau, Kungkung bahasa lainnya yaitu Opa atau Kakek atau Ayah dari Bapak atau Ibu atau Opung kalo [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berhubung gw lagi ga ada ide untuk merevisi proposal tugas akhir, lebih baik kalo gw bersabda eh bercerita. Sabtu 14 Maret ceritanya bokap baru balik dari Bangka. Bokap ke Bangka untuk menghadiri setahun Kungkung meninggal. Bagi yang ga tau, Kungkung bahasa lainnya yaitu Opa atau Kakek atau Ayah dari Bapak atau Ibu atau Opung kalo orang Batak bilang. <img src="http://cantigi.net/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/14.gif" style="border:none;background:none;" alt=":D" /></p>
<p>Pulang dari Bangka, bokap membawa banyak oleh &#8211; oleh. Mulai dari Kemplang yang dimakan dengan kuah, nanas Bangka (bentuknya kecil dan rasanya manis), Kue Bangkit atau gaulnya Kue Lintah, Sekardus imitasi daun ganja alias pucuk muda daun dari umbi singkong, dan salah satunya adalah seonggok daging yang tak gw kenal.<br />
<span id="more-274"></span><br />
Karena hari sudah menunjukkan pukul 18.30 WIB, maka tibalah saatnya kita untuk dinner. Dengan menu ati ampela ayam, sayur sawi hijau dan tak lupa daging yang dibawa bokap dari Bangka. Bokap bilang seh itu daging musang, yah gw percaya aja coz gw juga belum pernah makan daging musang. Rasanya sedikit aneh bro. Daging itu diolah bersama rebung (ga tau lagi yang namanya Rebung? walah &#8211; walah rebung itu adalah bambu muda biasanya dibuat sayuran).</p>
<p>Selesai makan bokap bertanya<br />
bokap : &#8220;Enak kan?&#8221;<br />
gw : &#8220;lumayan pa, tapi rada aneh&#8221;.<br />
Lalu gw pun mencuci piring gw. Sedangkan bokap mengobrol ma Nyokap. Dari nyokap gw baru sadar bahwa yang gw makan tuh daging monyet..! Bokap bilang itu daging musang biar gw ma nyokap memakannya. Haiya..! Ane jadi serba salah ma monyet. Sorry banget ya nyet dagingmu tak makan&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cantigi.net/2009/03/sorry-nyet-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kutu Busuk alias Bangsat</title>
		<link>http://cantigi.net/2009/03/kutu-busuk-alias-bangsat/</link>
		<comments>http://cantigi.net/2009/03/kutu-busuk-alias-bangsat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2009 10:28:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andrie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[bangsat]]></category>
		<category><![CDATA[kutubusuk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andrie.ex-steris.com/?p=271</guid>
		<description><![CDATA[Siapa yang tak kenal dengan binatang ini. Kutu busuk atau bangsat atau kepinding adalah binatang vampire penghisap darah. Bila kita bunuh dengan ditekan keras menggunakan kuku atau bahasa kerennya dipites maka akan menimbulkan bau yang kurang sedap. Di Seminari bangsat bukanlah hal baru. Hampir setiap ranjang di dormit memilikinya lebih dari satu. Bila anda penghuni [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Siapa yang tak kenal dengan binatang ini. Kutu busuk atau bangsat atau kepinding adalah binatang vampire penghisap darah. Bila kita bunuh dengan ditekan keras menggunakan kuku atau bahasa kerennya dipites maka akan menimbulkan bau yang kurang sedap. Di Seminari bangsat bukanlah hal baru. Hampir setiap ranjang di dormit memilikinya lebih dari satu.</p>
<p>Bila anda penghuni baru Seminari dan mempunyai hobi sering memakan makanan yang manis, maka dapat dipastikan tubuh anda tidak akan kebal terhadap gigitan bangsat. Bila sudah tergigit, maka kulit anda akan merasa gatal dan berbentol. Dapat dibedakan antara gigitan nyamuk dengan gigitan bangsat. Maka janganlah heran bila anda melihat seseorang mempunyai bentol &#8211; bentol di sekujur tubuhnya di dalam Seminari ketika bangun pagi. Orang itu pasti habis diserang oleh segerombolan bangsat.<br />
<span id="more-271"></span><br />
Cara pembersihannya bisa dilakukan dengan cara menjemur kasur di teriknya panas matahari, membakarnya dengan lilin, meneteskan cairan lilin yang panas di tubuh sang bangsat, atau yang pernah dilakukan di Seminari melalui gerakan bersih kutu busuk. Hal itu pernah dicanangkan oleh RD. Aloysius Tri Harjono yaitu membersihkan kutu busuk secara serentak di setiap dormit.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cantigi.net/2009/03/kutu-busuk-alias-bangsat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

