Memeriksa Hasil Ujian

Sewaktu kelas 3, kami dipercaya untuk memeriksa hasil ujian dari kelas-kelas lain.. 1 kelas terdiri dari 40-45 orang dan di SMU Budi Mulia sendiri jumlah kelas 3 SMU nya ada 4 dan kelas 2 SMU nya terdiri dari 6 kelas..
Sedangkan yang mempercayai kami untuk memeriksa hasil ujian 2 mata pelajaran.. Coba hitung ada berapa banyak?

Jangan khawatir kami akan berbuat curang atau macam-macam ketika memeriksa hasil ujian.. Kalau untuk ujian kenaikan kelas biasanya kami lebih bersungguh-sungguh dalam memeriksa dan mencocokan lembar jawaban. Karena hanya pilihan ganda, kami tinggal melubangi kertas jawaban sesusai kunci jawaban dengan obat nyamuk dan barulah diletakan di atas lembar jawaban para siswa..
Sedangkan kalau hanya untuk ujian catur wulan (aih jadi ketauan gw angkatan tahun berapa nih), kami juga sedikit memberikan wejangan pada kertas ujian, tentu wejangan itu hanya khusus buat beberapa siswi saja :D

“Yang rajin belajarnya..!”
“Banyak yang salah nih..”
“Hei Dilla, ego amo te..”  :hammer:

Selesai memeriksa, dokumen akan kami kembalikan kepada guru yang bersangkutan. Dan sebagai imbalannya kami akan diberikan upah 50 ribu /kelas (bukan /orang ye…;) Lumayanlah buat beli ayam 3000an pada hari Rabu sore…

Lantas? bagaimana dengan kami? tentu saja yang memeriksanya bukan kami sendiri.. hahahaha, tetapi guru yang bersangkutan.. Mungkin karena hanya 18 orang siswa jadi relatif lebih mudah…

Baca juga :   Gila Bola
By | 2013-06-03T07:51:05+00:00 June 3rd, 2013|Kisah Seorang Seminaris|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment

[+] kaskus emoticons