Ranu Kumbolo

Ketika tim kami kembali ke Ranu Kumbolo, ada 4 orang anak kecil kira – kira berusia 9 tahun ditemani dengan seorang ranger melintas di tempat kami beristirahat. Ada percakapan yang membuat saya sempat terharu dan terdiam antara salah satu anggota tim kami dengan gadis kecil itu, berikut kutipannya :

Bu Ayu            : “Ade ga capek..?”

Gadis kecil : ” Capek sih, tapi setelah melihat ini (sambil menunjuk ke arah Danau) ga lagi.”

Dengan polosnya gadis kecil itu menjawab bahwa dia tidak capek lagi setelah melihat indahnya Ranu Kumbolo. Mungkin inilah salah satu jawaban dari sekian banyak alasan mengapa seseorang mendaki Gunung. Selain menghargai hidup, kita diajarkan untuk lebih peduli terhadap alam dan sesama. Kita tidak akan pernah mengerti  makna yang dapat kita capai apabila kita sendiri tidak menjalaninya sendiri. Semoga hal ini dapat menjadi suatu bahan permenungan mengapa kami mendaki Gunung. Sehingga tidak ada lagi cibiran dan pikiran – pikiran negatif tentang pendaki Gunung.

Baca juga :   Kawah Putih - Ciwidey, Bandung.